Amorfagnosia
amorphagnosia (amorphognosia)
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan untuk mengenali atau mengidentifikasi ukuran dan bentuk objek melalui indra peraba (taktil).
Amorfagnosia, juga dikenal sebagai amorfognosia, adalah subtipe spesifik dari astereognosis (agnosia taktil). Individu dengan kondisi ini tidak mampu membedakan bentuk geometris atau ukuran suatu benda hanya dengan menyentuhnya, meskipun indra peraba dasar mereka (seperti suhu dan rasa sakit) masih berfungsi normal. Mereka mungkin bisa merasakan tekstur benda tersebut tetapi tidak bisa menyimpulkan apakah benda itu berbentuk bulat, persegi, atau segitiga.
Kondisi ini biasanya merupakan tanda adanya lesi pada lobus parietal otak, yang merupakan pusat pemrosesan informasi somatosensorik kompleks. Amorfagnosia sering kali diuji oleh neuropsikolog dengan meminta pasien menutup mata dan mengidentifikasi objek-objek umum atau bentuk kayu yang diletakkan di tangan mereka. Rehabilitasi biasanya berfokus pada pelatihan sensorik dan penggunaan kompensasi visual untuk membantu pasien mengidentifikasi objek di lingkungan mereka.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Caselli, R. J. (1991). Rediscovering tactile agnosia.
- Luria, A. R. (1973). The Working Brain.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.